Hyundai Ioniq 5 N Pasang Mesin Bensin Turbo, Langsung Berubah Jadi Monster Reli
Ada Berapa Pilihan Warna Hyundai Ioniq 5 N? Minat Hubungi Raditya 0857 1705 7998. Diskon Ratusan Juta. Call/wa Me.
Blackpals, Coba bayangin Hyundai Ioniq 5 N yang biasanya kita kenal sebagai mobil listrik kencang. Tiba-tiba berubah menjadi monster reli era 80-an. Bukan cuma dipasang bodykit ceper atau ganti velg, tapi dibuat seolah-olah siap turun ke specia stage dengan overfender superlebar, sayap belakang gede, Roll cage, sampai mesin bensin turbo dari mobil WRC.
Kedengarannya memang agak enggak masuk akal. Tapi justru itu yang bikin konsep satu ini menarik. Desainer otomotif Khyzyl Saleem membayangkan seperti apa jadinya kalau Hyundai Ioniq 5 N dijadikan mobil bergaya Group B, salah satu era paling brutal dalam reli. Konsep ini memang bukan proyek produksi Hyundai, Melainkan kreasi yang lahir dari imajinasi sang desainer.
IONIQ 5 N Mendadak Jadi Mobil Reli Brutal
Basisnya tetap Hyundai Ioniq 5 N, Mobil listrik performa tinggi yang aslinya mengandalkan dua motor listrik dengan output hingga 650 PS. Tapi di tangan Khyzyl Saleem, karakter mobil ini dibuat jauh lebih liar dengan inspirasi mobil-mobil Group B era 1980-an. Bagian depannya mendapatkan splitter carbon fiber berukuran besar, kap mesin dengan ventilasi, plus tambahan lampu LED yang bikin wajahnya kelihatan seperti mobil yang siap diterjunkan ke lintasan reli.

Dari samping, Perubahan paling kelihatan tentu ada di bagian fender. Overfender superlebar membuat bodinya terlihat jauh lebih berotot, lengkap dengan saluran udara untuk membantu pendinginan. Bahkan bentuk bagian belakang pilar C dibuat punya nuasa Lancia Delta S4, salah satu ikon Group B yang terkenal brutal.
Belum selesai. Bagian belakangnya dikasih diffuser besar dan spoiler raksasa yang langsung mengubah karakter Ioniq 5 N dari hot hatch listrik menjadi sesuatu yang lebih mirip monster reli.

Kaca Lexan, Roll cage dan velg palang lima warna hitam juga ikut melengkapi tampilan tersebut. Khyzyl bahkan membuat versi lain dengan spoiler yang lebih kecil dan warna bronze, sehingga tampilannya terasa seperti mobil homologasi jalan raya yang nyasar ke dunia Group B.
Yang Bikin Makin Gila, Mesin Listriknya Diganti Mesin WRC
Nah, bagian paling menarik justru bukan bodykitnya.

Khyzyl Saleem membayangkan Ioniq 5 N ini enggak lagi menggunakan sistem penggerak listrik standar. Sebagai gantinya, dia membayangkan mesin 1.6 liter empat silinder turbo dari mobil WRC Hyundai. bahkan dengan kemungkinan mesin tersebut ditempatkan di tengah atau mid-ship.
Jadi kebayang enggak, bodi Ioniq 5 N yang futuristik dipadukan dengan mesin bensin turbo WRC yang meraung di belakang kabin. Kalau masih kurang gila, Khyzyl juga menyebut mesin rotary sebagai alternatif. Jadi konsep ini memang sengaja dibuat sebebas mungkin dari batasan mobil produksi.

Lucunya, Mesin WRC-nya Malah Enggak Sekencang Ioniq 5 N
Ada fakta menarik di balik ide swap ini.
Mesin turbo 1.6 liter yang digunakan dalam regulasi Rally 1 saat ini memiliki batas output maksimum 375 hp atau sekitar 380 PS setelah aturan terbaru menghapus hybird boost. Angka tersebut sebenarnya jauh di bawah output Ioniq 5 N versi jalan raya yang mencapai 650 PS dari dua listriknya.
Jadi secara angka, kalau cuma ngomongin tenaga, mengganti motor listrik Ioniq 5 N dengan mesin WRC justru bisa terrlihat seperti sebuah langkah mundur. Tapi namanya juga mobil Group B versi imajinasi. Di sini bukan cuma angka horsepower yang dikejar. Sensasi mesin bensin turbo, suara kanlpot, perpindahan gigi dan karakter mobil reli menjadi bagian dari daya tariknya.

Itulah yang bikin konsep ini menarik buat anak mobil. Bukan soal siapa paling kencang Ioniq 5 N dibawa ke dunia reli paling liar.
Hyundai Sebenarnya Punya Sejarah di Dunia Reli
Menariknya, walaupun konsep Ioniq 5 N Group B ini cuma berada di dunia digital. Hyundai sebenarnya bukan pemain baru di dunia reli. Hyundai mulai masuk WRC dengan Accent WRC pada 2000, kemudian melanjutkan kiprahnya lewat i20 WRC pada 2014 dan i20 N Rally1 pada 2022. Program i20 juga membawa Hyundai meraih dua gelar konstruktor WRC pada 2019 dan 2020, serta gelar pembalap pada 2025 melalui Thierry Neuville.
Jadi hubungan antara Hyundai dan dunia reli sebenarnya memang sudah punya sejarah. Hanya saja, Hyundai memang enggak pernah punya mobil Group B. Karena itu, IOniq 5 N bergaya Group B ini lebih tepat dilihat sebagai fantasi desain yang menggabungkan sejarah motorsport Hyundai dengan bentuk futuristik Ioniq 5 N.

Sayangnya, Monster Ioniq 5 N ini Kemungkinan Cuma Jadi Fantasi
Jadi kalau Blackpais berharap suatu hari bisa melihat Ioniq 5 N Group B ini benar-benar melompat di lintasan reli, kemungkinan besar harus puas melihatnya lewat render digital. Konsep tersebut merupakan bagian dari kolaborasi yang lebih luas antara Hyundai USA dan Khyzyl Saleem.
Sebelumnya, Hyundai USA juga membagikan render konsep Santa Fe bergaya Baja dan bahkan mengajak publik menentukan model Hyundai berikutnya yang akan diolah sang desainer. Tapi justru di situlah serunya. Ioniq 5 N sudah punya tenaga besar sebagai EV, lalu dibayangkan ulang menjadi monster reli dengan WRC dan DNA Group B.
Kalau suatu hari Hyundai benar-benar berani membuat sesuatu dengan formula seperti ini, perpaduan antara mobil listrik modern dan karakter mobil reli lawas jelas bakal jadi sesuatu yang sangat berbeda. Untuk sekarang, Ioniq 5 N Group B ini masih sebatas imajinasi digital. Tapi dari tampilannya saja sudah cukup bikin kita bertanya-tanya, “Kalau beneran dibuat, bakal segila apa di lintasan?”.



Tuliskan Komentar